PPID

Presiden Jokowi Lantik Anggota Komisi Kejaksaan RI Periode 2024-2028

Presiden Jokowi Lantik Anggota Komisi Kejaksaan RI Periode 2024-2028

Presiden Jokowi melantik anggota Komisi Kejaksaan RI Periode 2024-2028, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/02/2024). (Foto: Humas Setkab/Rahmat)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik sembilan anggota Komisi Kejaksaan RI masa jabatan 2024-2028, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/02/2024). Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 17/M Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan Komisi Kejaksaan RI yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi di Jakarta pada 19 Februari 2024.

Berikut sembilan orang anggota Komisi Kejaksaan RI yang dilantik:
1. Pujiyono Suwadi sebagai Ketua merangkap anggota;
2. Babul Khoir sebagai Wakil Ketua merangkap anggota;
3. Muhammad Yusuf sebagai anggota;
4. Heffinur sebagai anggota;
5. Nurwinah sebagai anggota;
6. Dahlena sebagai anggota;
7. Rita Serena Kalibonso sebagai anggota;
8. Diah Srikanti sebagai anggota; dan
9. Nurokhman sebagai anggota.

Turut hadir dalam pelantikan, antara lain, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju. (DND/UN)

The post Presiden Jokowi Lantik Anggota Komisi Kejaksaan RI Periode 2024-2028 appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Pesan Presiden Jokowi pada Hadi Tjahjanto dan AHY  

Pesan Presiden Jokowi pada Hadi Tjahjanto dan AHY  

Presiden Jokowi bersama Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dan Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/02/2024). (Foto: Humas Setkab/Rahmat)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/02/2024).

Kepada Hadi Tjahjanto, Presiden Jokowi berpesan untuk menjaga situasi politik dan keamanan di tanah air tetap kondusif.

“Tadi saya sudah pesan beberapa hal yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, dan juga yang berkaitan dengan dukungan terhadap investasi yang akan masuk ke Indonesia,” kata Presiden usai pelantikan.

Presiden meyakini, dengan pengalaman sebagai Panglima TNI Hadi sangat siap untuk menangani masalah polhukam di tanah air.

“Saya kira Pak Menko Polhukam kita tahu beliau dulu Panglima, saya kira untuk mengatasi hal yang berkaitan dengan politik, hukum dan keamanan sangat, sangat siap,” tuturnya.

Kepada AHY, Presiden Joko Widodo menyampaikan tiga pesan. Pertama, Presiden mendorong Menteri ATR/Kepala BPN untuk menyelesaikan sertifikat tanah elektronik secara lebih masif.

“Berkaitan dengan sertifikat elektronik harus didorong agar lebih masif,” ujar Presiden.

Kedua, Kepala Negara meminta AHY untuk menyelesaikan penerbitan hak guna usaha (HGU) untuk mekanisme perdagangan karbon.

“Target untuk HGU carbon trading yang berkaitan dengan PP itu segera selesaikan karena banyak yang ingin masuk,” ujarnya.

Terakhir, Presiden memerintahkan AHY untuk menyelesaikan target 120 juta bidang tanah untuk terdaftar melalui pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).

“Yang berkaitan dengan target 120 juta PTSL, 120 juta bidang untuk masuk ke PTSL harus bisa kita selesaikan,” ujarnya.

Presiden pun meyakini, dengan rekam jejak dan latar belakang yang dimiliki, AHY mampu mengemban tugas sebagai Menteri ATR/Kepala BPN dengan baik.

“Kita tahu beliau ini Ketua Umum Partai Demokrat,  pertama, beliau juga alumni Akademi Militer (AKMIL), juga pendidikan di Nanyang University, di Harvard University, di Webster University, saya kira saya tidak ragu memberikan tempat untuk Kementerian ATR/BPN karena ini urusan manajemen, saya kira beliau sangat, akan sangat siap,” tandasnya. (KS/UN)

The post Pesan Presiden Jokowi pada Hadi Tjahjanto dan AHY   appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Hadi Tjahjanto Ingin Jaga Situasi, Agus Harimurti Tuntaskan Program Prioritas

Hadi Tjahjanto Ingin Jaga Situasi, Agus Harimurti Tuntaskan Program Prioritas

Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dan Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: Humas Setkab/Rahmat)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menyatakan akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait guna menjaga situasi politik dan keamanan di tanah air tetap kondusif.

Hal tersebut disampaikan oleh Hadi usai dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi Menko Polhukam, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/02/2024).

“Saya segera melaksanakan konsolidasi dengan lembaga/kementerian terkait untuk tetap menjaga kondisi yang saat ini sangat baik, sangat kondusif ini agar terus dipertahankan,” ujar Hadi.

Sebelumnya, kata Hadi, ia telah berbicara dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk menjaga situasi politik dan keamanan yang kondusif pascapesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) 14 Februari 2024.

“TNI dan Polri menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Dan, ini tentunya terus akan saya jaga bersama-sama, koordinasi bersama-sama dengan Panglima TNI maupun Kapolri,” ujarnya.

Tak lupa, Menko Polhukam juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk turut serta menjaga situasi yang kondusif tersebut.

“Menjaga persatuan dan kesatuan itu adalah tugas seluruh komponen yang satu sama lain harus saling mendukung,” tandasnya.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhono yang juga baru dilantik Presiden Jokowi menegaskan komitmennya untuk menuntaskan program prioritas di kementerian yang ia pimpin. Program tersebut mulai dari penerbitan sertifikat tanah elektronik secara masif hingga penuntasan target 120 juta bidang tanah untuk terdaftar melalui pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).

“Ini merupakan sebuah tanggung jawab insyaallah saya akan menjalankan sekuat tenaga, walaupun kami juga menyadari ini adalah masa-masa yang tidak panjang, delapan bulan kurang lebih, tetapi saya selalu meyakini dalam waktu berapapun kita bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat dan juga negara,” kata Agus. (FID/TGH/UN)

The post Hadi Tjahjanto Ingin Jaga Situasi, Agus Harimurti Tuntaskan Program Prioritas appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.